RSS

Monday, 24 October 2011

E - government

E-Government menjadi buzzword dalam diskusi di Internet maupun dalam media masa. Di Indonesia, topik ini menjadi populer setelah dihubungkan dengan otonomi daerah. Apa definisi dari e-government itu? Apakah pemerintah kita mampu menyediakan layanan dalam bentuk elektronis? Tulisan ini mencoba membahas hal ini secara singkat.

Definisi e-government

The World Bank Group mendefinisikan E-Government sebagai:
E-Government refers to the use by government agencies of information technologies (such as Wide Area Networks, the Internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.
Definisi lain dari referensi [2]:
Electronic government, or "e-government," is the process of transacting business between the public and government through the use ofautomated systems and the Internet network, more commonly referred to as the World Wide Web.
Pada intinya E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business Enterprises), dan G2G (inter-agency relationship).
E-Government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara. Contoh-contohnya antara lain:
·         Penyediaan sumber informasi, khususnya informasi yang sering dicari oleh masyarakat. Informasi ini dapat diperoleh langsung dari tempat kantor pemerintahan, dari kios info (info kiosk), ataupun dari Internet (yang dapat diakses oleh masyarakat dimana pun dia berada). Informasi ini dapat berupa informasi potensi daerah sehingga calon investor dapat mengetahui potensi tersebut. Tahukah anda berapa pendapatan daerah anda? Komoditas apa yang paling utama? Bagaimana kualitas Sumber Daya Manusia di daerah anda? Berapa jumlah perguruan tinggi di daerah anda? Di era otonomi daerah, fungsi penyedia sumber informasi ini dapat menjadi penentu keberhasilan.
·         Penyediaan mekanisme akses melalui kios informasi yang tersedia di kantor pemerintahan dan juga di tempat umum. Usaha penyediaan akses ini dilakukan untuk menjamin kesetaraan kesempatan untuk mendapatkan informasi.
·         E-procurement dimana pemerintah dapat melakukan tender secara on-line dan transparan.
E-Government ini membawa banyak manfaat, antara lain:
·         Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
·         Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.
·         Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
·         Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam, misalnya.

Inisiatif E-Government di Indonesia

Sebetulnya inisiatif E-Government di Indonesia sudah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu. Dalam inisiatif Nusantara 21, Telematika, dan saat ini Telematika versi dua (Tim Koordinasi Telematika Indonesia) topik E-Government sudah muncul. Inisiatif implementasi E-Government di Indonesia antara lain:
·         Penayangan hasil pemilu 1999 secara on-line dan real time.
·         RI-Net. Sistem ini menyediakan email dan akses Internet kepada para pejabat. Informasi lengkap dapat diperoleh di http://www.ri.go.id
·         Info RI. Penyedia informasi dari BIKN.
·         Penggunaan berbagai media komunikasi elektronik (Internet) di beberapa pemerintah daerah tempat.

Hambatan dalam Mengimplementasikan E-Government

Jika dilihat dari keteranan di atas, tentunya sangat diinginkan adanya E-Government di Indonesia. Ada beberapa hal yang menjadi hambatan atau tantangan dalam mengimplementasikan E-Government di Indonesia.
Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi (sharring) informasi dan mempermudah urusan belum merasuk di Indonesia. Bahkan ada pameo yang mengatakan: “Apabila bisa dipersulit mengapa dipermudah?”. Banyak oknum yang menggunakan kesempatan dengan mepersulit mendapatkan informasi ini.
Kultur mendokumentasi belum lazim. Salah satu kesulitan besar yang kita hadapi adalah kurangnya kebiasaan mendokumentasikan (apa saja). Padahal kemampuan mendokumentasi ini menjadi bagian dari ISO 9000 dan juga menjadi bagian dari standar software engineering.
Langkanya SDM yang handal. Teknologi informasi merupakan sebuah bidang yang baru. Pemerintah umumnya jarang yang memiliki SDM yang handal di bidang teknologi informasi. SDM yang handal ini biasanya ada di lingkungan bisnis / industri. Kekurangan SDM ini menjadi salah satu penghambat implementasi dari e-government. Sayang sekali kekurangan kemampuan pemerintah ini sering dimanfaatkan oleh oknum bisnis dengan menjual solusi yang salah dan mahal.
Infrastruktur yang belum memadai dan mahal. Infrastruktur telekomunikasi Indonesia memang masih belum tersebar secara merata. Di berbagai daerah di Indonesia masih belum tersedia saluran telepon, atau bahkan aliran listrik. Kalaupun semua fasilitas ada, harganya masih relatif mahal. Pemerintah juga belum menyiapkan pendanaan (budget) untuk keperluan ini.
Tempat akses yang terbatas. Sejalan dengan poin di atas, tempat akses informasi jumlahnya juga masih terbatas. Di beberapa tempat di luar negeri, pemerintah dan masyarakat bergotong royong untuk menciptakan access point yang terjangkau, misalnya di perpustakaan umum (public library). Di Indonesia hal ini dapat dilakukan di kantor pos, kantor pemerintahan, dan tempat-tempat umum lainnya.
Hambatan-hambatan di atas sebetulnya tidak hanya dihadapi oleh Pemerintah Indonesia (atau pemerintah daerah) saja. Di negara lain pun hal ini masih menjadi masalah. Bahkan di Amerika Serikat pun yang menjadi pionir di dunia Internet masalah E-Government pun merupakan hal yang baru bagi mereka. Namun mereka tidak segan dan tidak takut untuk melakukan eksperimen. Sebagai contoh adalah eksperimen yang dilakukan di California [2] dimana mereka masih mencoba meraba implementasi E-Government yang pas untuk mereka.

Bagaimana Memulainya?

Seringkali Pemerintah kebingungan ingin memulai dari mana dikarenakan minimnya sumber daya (manusia, finansial) yang dimiliki oleh Pemerintah. Berbagai hal pun dapat dijadikan alasan untuk tidak mulai melangkah. Namun sebetulnya langkah awal yang harus dimulai adalah memberikan komitmen kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan melalui media elektronik (seperti Internet) merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan.
Salah satu contoh inisiatif yang paling mudah adalah mengumpulkan dan menayangkan informasi tentang kemampuan (potensi) daerah setempat. Informasi yang disediakan dapat berupa
·         informasi umum seperti pemerintahan (siapa Gubernur, Walikota, alamat kantor pemerintahan, dan seterusnya),
·         informasi perniagaan (komoditas apa saja yang ada, bagaimana syarat untuk membuka usaha, penyuluhan, perpajakan, informasi bagi investor asing, statistik bisnis setempat),
·         informasi pendidikan (daftar perguruan tinggi, sekolah, tempat pelatihan dan kursus),
·         informasi tentang kultur (bahasa yang digunakan sehari-hari, kesenian tradisional, hal-hal yang tabu dalam kehidupan setempat)
·         dan bahkan informasi yang sederhana seperti tentang tempat rekreasi (dimana tempat memancing, snorkling).
Jenis-jenis informasi di atas masih harus diuji kembali kebutuhannya dan prioritasnya. (Informasi apa yang paling dicari oleh masyarakat? Jawabannya dapat dilihat dari daftar servis yang paling sering dikunjungi,) Mengimplementasikan hal ini tidak susah karena informasi sudah tersedia. Tinggal ada atau tidaknya kemauan untuk mengorganisir informasi ini secara online. Memang sebelum melakukan hal di atas, sebaiknya dilakukan kegiatan perencanaan (planning).
Langkah selanjutnya bisa diteruskan dengan menyediakan fasilitas umpan balik (feedback) bagi masyarakat untuk bertanya dan mengirimkan kritik. Misalnya, masyarakat dapat melaporkan jalan yang rusak di tempat tertentu. Hal ini dapat pula ditanggapi oleh kelompok masyarakat yang lain yang dapat berbagi informasi atau pengalaman mereka dalam mengelola lingkungannya. Dengan demikian pemerintah memberdayakan masyarakat.
Langkah-langkah ini dapat ditingkatkan kepada hal-hal yang lebih canggih seperti layanan transaksi (mendaftarkan perusahaan, membayar pajak) sampai ke layanan pemilihan umum secara online. Namun untuk mencapai hal ini harus dimulai dengan langkah kecil dahulu.
E-government juga tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah saja. Masyarakat umum dapat membantu pemerintah dalam hal mengumpulkan data dan mengorganisirnya (atau bahkan ikut serta dalam meng-online-kannya). Tenaga teknis yang handal dapat membantu pemerintah setempat dalam setup server dan access point di berbagai tempat.

Penutup

Mudah-mudahan tulisan ini dapat memberikan sedikit gambaran akan E-Government. Inti yang ingin disampaikan adalah E-Government adalah usaha bersama antara pemerintah dan masyarakat yang harus dimulai dengan langkah awal.

Bahan Bacaan

1.       The World Bank Group, “E*Government Definition”.
http://www1.worldbank.org/publicsector/egov/definition.htm
Dikunjungi 14 Mei 2001.
2.       Legislative Analyst’s Office, “E-Government in California: Providing Services to Citizens Through the Internet”, 24 January 2001.
http://www.lao.ca.gov/2001/012401_egovernment.html
Dikunjungi 14 Mei 2001.
3.       The Source Public Management Journal memiliki beberapa artikel yang berhubungan dengan e-government.
http://www.sourceuk.net/sectors/egovernment
Dikunjungi 14 Mei 2001.
4.       Search Engine www.Google.com menghasilkan banyak entry untuk search dengan kunci (keyword) “e-government definition”.

Saturday, 20 November 2010

arsitektur dan sistem grafik komputer

Grafika komputer (Inggris: Computer graphics) adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition).
Istilah ”Grafik Komputer” ditemukan tahun 1960 oleh William Fetter : pembentukan disain model cockpit (Boeing) dengan menggunakan pen plotter dan referensi model tubuh manusia 3 Dimensi

Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.Bagian dari grafika komputer meliputi:
• Geometri: mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
• Animasi: mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
• Rendering: mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
• Citra (Imaging): mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar

SISTEM GRAFIKA KOMPUTER

Berdasarkan cara pandang pada layar :
•Motion dynamic objek bergerak,
•kita sbg pengamat (diam) atau sebaliknya.ex : flight simulator
•Update dynamic perubahan sifat pada objek (bentuk,warna)ex : simulasi tabrakan mobil

Applications
• Simulators (flight,driving)
• Mechanical CAD(Computer Aided Design)
• Architectural visualization
• Advertising Computer games
• Special effects
• Computer art
• Scientific visualization
• Medical imaging

Sejarah Perkembangan Komputer Grafik
1.Awal tahun 60-an dimulainya model animasi dengan menampilkan simulasi efek fisik.
- 1961 : Edward Zajac menyajikan suatu model simulasi satelit dengan menggunakan teknologi Grafik Komputer.
- 1963 : ditemukan Ivan Sutherland (di MIT) > Sketchpad (manipulasi langsung, CAD), yaitu sebuah alat untuk menampilkan Calligraphic (vector).
- 1968 : ditemukan Evans & Sutherland. > Mouse oleh Douglas Englebert.
- 1969 : Journal SIGGRAPH pertama kali diterbitkan.
2. 1970 : Pierre B´eezier mengembangkan kurva B´eezier.
3. 1971 : ditemukan Gouraud Shading.
4. 1972 : ditayangkannya filmWestworld, sebagai film pertama yang menggunakan animasi komputer.
5. 1974 : Ed Catmull mengembangkan z-buffer (Utah). Komputer animasi pendek, Hunger:Keyframe animation and morphing
6. 1976 : Jim Blinn mengembangkan texture dan bump mapping.
7. 1977 : Film terkenal Star Wars menggunakan grafik komputer.
8. 1979 : Turner Whitted mengembangkan algoritma ray
9. Pertengahan tahun 70-an hingga 80-an: Pengembangan Quest for realism radiosity sebagai main-stream aplikasi realtime.
- 1982 : Pengembangan teknologi grafik komputer untuk
menampilkan partikel.
- 1984 : Grafik Komputer digunakan untuk menggantikan model fisik
pada film The Last Star Fighter.
- 1986 : Pertama kalinya Film hasil produksi grafik komputer dijadikan
sebagai nominasi dalam Academy Award: Luxo Jr. (Pixar).
- 1989 : Film Tin Toy (Pixar) memenangkan Academy Award.
10. 1995 : Diproduksi fillm Toy Story (Pixar dan Disney) sebagai film 3D animasi panjang pertama. tracing,untuk pesawat Death Star.
11. Akhir tahun 90-an, ditemukannya teknologi visualisasi interaktif untuk ilmu pengetahuan dan kedokteran, artistic rendering, image based rendering, path tracing, photon maps, dll.
12. Tahun 2000 ditemukannya teknologi perangkat keras untuk real-time photorealistic rendering.

implementasi grafik komputer
selain digunakan pada pembauatan games .garfik komputer pun sering digunakan oleh para insyur untuk membangun sebuah banguna untuk melihat bagaimana hasil simulasi sebelumm mereka membangun dalam dunia nyata .selain para membangun bangunan ada juga yang menggunakan garafik komputer untuk merancang sebuah mobil F1 atua pun pesawat aplikasi yang dipergunakan seering dipergunakan oleh para insiyur
CAD adalah alat bantu berbasis komputer yang digunakan dalam proses analisis dam desain,
khusunya untuk sistem arsitektural dan engineering. CAD banyak digunakan dalam
mendesain bagunan, mobil, pesawat, komputer, alat-alat elektronik, peralatan rumah
tangga, dan berbagai produk lainnya. Contoh aplikasinya: AutoCAD.

Saturday, 6 November 2010

microsoft front page

nama = andra darliansyah
kelas = 3ia16
npm = 50408109

Microsoft FrontPage (atau Microsoft Office FrontPage) merupakan sebuah program aplikasi editor HTML yang berbasis WYSIWYG dan juga bertindak sebagai alat bantu administrasi situs web yang dikembangkan oleh Microsoft untuk jajaran sistem operasi Windows. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office dari tahun 1997 hingga 2003. Versi Macintosh-nya pun pernah dimunculkan pada tahun 1998, tapi tidak dikembangkan lagi. FrontPage sekarang telah usang, dan digantikan olehMicrosoft Expression Web dan Microsoft SharePoint Designer, yang dirilis pada bulan Desember 2006.

Salah satu fitur yang terkenal dari FrontPage adalah dukungannya terhadap template Web yang otomatis yang terintegrasi. Perbedaan utama antara template Web dengan template HTML yang dibuat oleh produk lainnya adalah bahwa template yang dibuat oleh FrontPage mencakup sistem navigasi otomatis yang mampu menciptakan tombol-tombol yang dianimasikan untuk beberapa halaman yang telah ditambahkan oleh pengguna. FrontPage juga dapat membuat navigasi multi-level secara langsung dengan menggunakan tombol dan juga struktur situs Web yang sedang disunting.

langkah - langkah pembuatan


1. - Jalankan Microsoft FrontPage XP.

- Dari menu File arahkan ke New, lalu klik Page or Web. Muncul Task Pane dengan tema New Page or Web.

3. - ada task pane, di bawah kelompok New from Template, klik icon Web SiteTemplates. Muncul kotak dialog Web Site Templates

4. - Klik icon One Page Web, Kemudian klik OK FrontPage XP akan membuat sebuah web site pada server, yaitu komputer Anda sendiri yang bernama master. Hasilnya berupa suatu situs dengan sebuah halaman kosong

5. - Jika belum tampak halaman putih di bidang sebelah kanan, pada Folder List klik ganda icon Default.htm.

6. - Kemudian tuliskan kalimat: “Selamat Datang di Web Site pertama saya”.

7. - pada toolbar klik tombol Save, atau aktifkan File _ Save.

8. - Kemudian klik Preview in Browser, atau aktifkan File _ Preview in Browser.
- Browser akan diaktifkan dan menampilkan halaman Anda

9. - Tutuplah browser dan kembali ke FrontPage XP, selanjutnya Anda bias menambahkan kalimat Anda sendiri.

10. - Gunakan tombol-tombol yang ada di toolbar Formatting untuk mengatur format teks agar lebih menarik.

1.

microsoft front page

nama = andra darliansyah
kelas = 3ia16
npm = 50408109

Microsoft FrontPage (atau Microsoft Office FrontPage) merupakan sebuah program aplikasi editor HTML yang berbasis WYSIWYG dan juga bertindak sebagai alat bantu administrasi situs web yang dikembangkan oleh Microsoft untuk jajaran sistem operasi Windows. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office dari tahun 1997 hingga 2003. Versi Macintosh-nya pun pernah dimunculkan pada tahun 1998, tapi tidak dikembangkan lagi. FrontPage sekarang telah usang, dan digantikan olehMicrosoft Expression Web dan Microsoft SharePoint Designer, yang dirilis pada bulan Desember 2006.

Salah satu fitur yang terkenal dari FrontPage adalah dukungannya terhadap template Web yang otomatis yang terintegrasi. Perbedaan utama antara template Web dengan template HTML yang dibuat oleh produk lainnya adalah bahwa template yang dibuat oleh FrontPage mencakup sistem navigasi otomatis yang mampu menciptakan tombol-tombol yang dianimasikan untuk beberapa halaman yang telah ditambahkan oleh pengguna. FrontPage juga dapat membuat navigasi multi-level secara langsung dengan menggunakan tombol dan juga struktur situs Web yang sedang disunting.

langkah - langkah pembuatan


1. - Jalankan Microsoft FrontPage XP.

- Dari menu File arahkan ke New, lalu klik Page or Web. Muncul Task Pane dengan tema New Page or Web.

3. - ada task pane, di bawah kelompok New from Template, klik icon Web SiteTemplates. Muncul kotak dialog Web Site Templates

4. - Klik icon One Page Web, Kemudian klik OK FrontPage XP akan membuat sebuah web site pada server, yaitu komputer Anda sendiri yang bernama master. Hasilnya berupa suatu situs dengan sebuah halaman kosong

5. - Jika belum tampak halaman putih di bidang sebelah kanan, pada Folder List klik ganda icon Default.htm.

6. - Kemudian tuliskan kalimat: “Selamat Datang di Web Site pertama saya”.

7. - pada toolbar klik tombol Save, atau aktifkan File _ Save.

8. - Kemudian klik Preview in Browser, atau aktifkan File _ Preview in Browser.
- Browser akan diaktifkan dan menampilkan halaman Anda

9. - Tutuplah browser dan kembali ke FrontPage XP, selanjutnya Anda bias menambahkan kalimat Anda sendiri.

10. - Gunakan tombol-tombol yang ada di toolbar Formatting untuk mengatur format teks agar lebih menarik.

1.

Friday, 8 October 2010

dengan photoshop

dengan paint windows


Tuesday, 6 April 2010

e-commerce

Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya
perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media
elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E
commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media
elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi
desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan
media elektronik ini.
Pendapat yang sangat berlebihan tentang bisnis ‘dotcom’ atau bisnis on-line seolah-
olah mampu menggantikan bisnis tradisionalnya (off-line). Kita dapat melakukan order
dengen cepat diinternet – dalam orde menit – tetapi proses pengiriman barang justru
memakan waktu dan koordinasi yang lebih rumit, bisa memakan waktu mingguan,
menurut Softbank;s Rieschel, Internet hanya menyelesaikan 10% dari proses transaksi,
sementara 90 % lainnya adalah biaya untuk persiapan infrastruktur back-end, termasuk
logistic. Reintiventing dunia bisnis bukan berarti menggantikan system yang ada, tapi
justru komplemen dan ekstensi dari system infratruktur perdagangan dan produksi yang
ada sebelumnya.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari
infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Pertama, Insfrastruktur system distribusi
(flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga,
Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e-
commerce, kami percaya bahwa logistics follow trade, bahwa semua transaksi akan
diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat
terintegrasinya system rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa
transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk
menciptakan supply chain visibility. Ada tiga factor yang patur dicermati oleh kita jika
2
ingin membangun toko e-commerce yaitu : Variability, Visibility, dan Velocity (Majalah
Teknologi, 2001).
Yang menjadi pertayaan bahwa bagaimana kita melakukan penyelidikan sebelum
memutuskan untuk terjun ke market on-line ini, ada beberapa tahapan yang dapat
dilakukan diantaranya ;
Process conducting dalam penyelidikan : 1) mendefinisikan targer pasar, 2)
menidentifikasikan kelompok untuk dijadikan pembelajaran. 3) indentity topk untuk
discusi. Dalam tahap penunjungnya maka dapat diselidiki : 1) identity letak demografi
website di tempat tertentu, 2) memutuskan focus editorialnya, 3) memutuskan isi dari
contentnya, 4) memutuskan pelayanan yang dibuat untuk berbagai type pengunjung

Saturday, 20 March 2010

bahan presentasi legal

download dimarih
undang - undang disini